Rabu, 02 Desember 2015

Hati-Hati dengan Restoran yang Memberikan Promosi

Bagi pecinta diskon dan promo, kamu mesti ekstra hati-hati sebelum membeli. Karena beberapa kali kecewa karena kurang hati-hati membaca promosi yang diberikan oleh restoran. Inginnya makan dengan harga yang murah, tetapi dengan makan yang kita sukai dengan rasa, bahan, dan kualitas yang sama. Tapi ada beberapa promo yang membuat ketentuan-ketentuan tertentu sehingga makanan yang kita terima tidak sesuai dengan ekspektasi kita. 

Selective Item
Kejadiannya masih baru-baru ini, kami membeli voucher makan di sebuah website. Jika makan 100K, kita hanya membayar 75K. Dari kantor, kami sudah merencanakan beberapa menu. Namun ada satu menu grill yang ingin kami makan. Sesampainya di resto, baru tahu kalau dengan menggunakan voucher, tidak semua menu dapat dipesan. Menu yang sangat kami idam-idamkan tidak masuk ke dalam daftar yang boleh dipesan. Jika tetap ingin menu tersebut, kamu harus membayar lagi. Bagi kamu yang mau membeli voucher, baca dulu dengan teliti.  

Toping Diganti
Ini kejadiannya di food court Makan Sutra Supermall Karawaci di Lantai 2. Waktu ini lagi kepingin banget makan Jjajangmyeon, mie hitam ala Korea. Kebetulan, ada  restoran Korea yang sedang promo menu itu.

Tidak pikir panjang, saya pun langsung memesannya. Pesanan pun  datang dengan tampilan yang sama dengan display. Ukurannya pun kurang lebih sama. Asyik kesampean! Saya pun langsung mengaduk saus hitamnya agar menyatu dengan mienya.

Setelah beberapa suapan, baru tahu ternyata topingnya hanya kentang dan jamur. Mana seafood atau dagingnya?  Hampir komplain. Setelah lihat flyer-nya, ada tertulis kalimat ini "mie dengan pasta kedelai hitam dengan toping jamur dan kentang". Saya kemuudian mengurungkan niat untuk melakukannya.
 
Apakah ini bisa disebut penipuan? Kurang tepat, yang tepat adalah saya terkecoh dengan promo mereka. Oleh karena itulah, sekarang saya lebih ekstra hati-hati.

Kualitas Makanan
Saya mengalami kejadian ini saat makan di food court Mall Aeon. Resto ini menjual bakso kuah ala negeri tetangga. Dia menawarkan harga yang sangat miring dalam bentuk beberapa paket. Saya memesan salah satunya. Setelah beberapa kali mengunyah, baru terasa kalau frozen food-nya sudah tidak segar lagi. Sepertinya makanan tersebut sudah terlalu lama tersimpan di kulkas. Karena sayang, akhirnya saya hanya menghabiskan bihun, sayur, dan kuahnya yang segar. 
Bahan Dikurangi
Kejadiannya sudah agak lama. Suatu hari saya pernah makan makanan di sebuah cafe di daerah Puri Indah. Saya memesan makanan Thailand, tom yam sea food. Heran bin ajaib ketika diaduk, isinya super sedikit. Udangnya pun cuma satu. Udang seakan berenang dalam genangan kuah. Hanya bisa tersenyum dan nga pernah mampir ke  sana lagi walaupun harganya diskon.

Untuk menghindari hal yang tidak menyenangkan tersebut, tanyakan hal-hal berikut sebelum masuk restoran.
  • Apa bedanya menu yang promosi dengan yang tidak? Apakah porsinya atau ada bahan dan bumbu yang dikurangi. Nah jika sudah tahu sebelumnya, kemungkinan kecewa berkurang, apalagi jika harganya sangat ramah di kantong.
  •  Dalam rangka apa resto melakukan promosi? Jika jawabannya karena anniversary atau peringatan hari penting, kemungkinan promosinya benar. Namun jika jawabannnya tidak jelas, ada kemungkinan bahan-bahan yang dipromosikan sudah expired atau sebentar lagi expired. Oleh karena itu, kualitasnya sudah tidak 100 persen lagi.   
Semoga tips-tips tadi berguna. Selamat berburu promosi! Selamat makan enak!

19 komentar:

  1. Wah makasih infonya, mbak. Saya pernah beli ayam kuning yg diskon eh udah gak enak ayamnya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama.... sayang kan jadinya. Malah nambah biaya

      Hapus
  2. iyaa, kalo bukan event2 tertentu kadang promosinya ya biar makanannya abis aja ya mbaak, gak menjamin kualitasnya masih bagus :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal itu imbasnya negatif y mba.. siapa lagi coba yang mau balik lagi.... pasti pada kapok

      Hapus
  3. wah..emang perlu waspada ama yang gratisan dan harga yng dimiring-miringkan.... jangan2..ada udang dibalik batu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Paling enak emang udang di balik bawan. Pake cabai rawit... hehehehe

      Hapus
  4. terimakasih tips-tipsnya mbak, belum pernah mengalami kejadian-kejadian di atas dan semoga tidak pernah mengalaminya..

    jadi pembeli memang harus teliti yah mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga nga pernah ngerasain. Tetap teliti mba, bacanya mesti ati-ati supaya ngak merugi....

      Hapus
  5. hahahah, aku pernah ngalamin kayak gini.... Mana makanannya gak enak dan harus habis kl enggak bayar full .... Sejak saat itu kl ada promo nanyaaa sampai detail...daripada gondok....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inj yang namanya rugi dua kali lipat. Udah bayar promo, makanan nga enak mesti ditelen pula. Ati-ati supaya jangan tertipu lagi dengan makan murahhh mba....

      Hapus
  6. Terkadang karena diskon, jadi kalap mata dan nggak teliti ya mba. Aku sih sejauh ini belum pernah ngalamin. Smoga aja nggak. Maksih ya infonya mbaa. Harus lebih2 teliti :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mbak..... semoga bermanfaat ya... teliti itu sangat penting dan pentibg๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

      Hapus
    2. Sama-sama mbak..... semoga bermanfaat ya... teliti itu sangat penting dan pentibg๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

      Hapus
  7. Makasih infonya, mba Sonta...Kapan kulineran ke Bogor, ajak2 aku ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok dehhh... nanti kita inbox inbox an ya.... hihihihi

      Hapus
    2. Ok dehhh... nanti kita inbox inbox an ya.... hihihihi

      Hapus