Tampilkan postingan dengan label dessert. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dessert. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2016

Menikmati Chococro di St. Marc Cafe Senayan City

Saturday night, it’s time to hang out. Salah satu tempat pilihan yang asyik dan bisa jadi pilihan adalah Senayan City. Saya tiba masih agak sore, Sesampai di lobi saya turun melalui eskalator menuju Lower Ground. Saya suka melewati jalan ini, ada deretan resto dan kafe yang tampak begitu nyaman  dengan kolam penuh dengan ikan koi warna-warni.

Saya pun berbelok ke kanan dan memasuki pintu  kaca. Baru beberapa langkah, saya sudah melihat ada sebuah kafe yang cukup penuh. Namanya St. Marc Cafe. Berbagai bunga ucapan menyemarakkan antrean pengunjung yang lumayan padat di depan kasir. Melihat hal tersebut, saya pun ikut-ikutan nongkrong di kafe ini. Saat itu agak sulit menemukan bangku untuk sekadar duduk di kafe yang baru buka pada tanggal 9 Januari kemarin.


Tempatnya sebenarnya cukup luas dan nyaman. Namun karena masih baru, banyak sekali orang yang sama keponya dengan saya sehingga kafe tampak begitu crowded. Saya pun semakin kepo dari mana sebenarnya restoran yang signature food-nya adalah Chocoro, yaitu croissant cokelat dengan isi dark cokelat ini.


Ternyata resto  ini yang pertama kali dibuka di Ginza Marronie Shop di Jepang pada tahun 1991. Saat ini kafe ini sudah memiiki 400 cabang di Jepang. Kafe ini juga sudah memiliki 4 outlet di Singapura dan sekarang sedang melebarkan sayapnya ke beberapa negara di Asia dan hingga Doha, juga di Indonesia.

Berikut menu-menu yang disajikan di St Mark Cafe.

Chococro (19,9K)
Seperti yang telah saya katakan di awal, Chococro adalah product signature dari St. Marc Cafe. Roti  dengan 20 lapisan adonan mentega yang aslinya dari Perancis ini memiliki tekstur yang garing tetapi lembut jika dikunyah. Dark chocolate berasal dari Ghana dan Ekuador yang merupakan negara penghasil cokelat berkualitas di dunia. Dua kombinasi tersebut membuat Chococro pandai memanjakan lidah para pengunjung St. Marc Cafe.



Selain croissant dengan dark choco, St. Marc Cafe juga menawarkan dua jenis kroisan lainnya. Pertama, croissant dengan isi pisang cokelat dan croissant yang tak kalah enak lainnya dalah croissant dengan lelehan cokelat putih. Sebenarnya di antara ketiga croissant tersebut, saya paling suka dengan cokelat putih di dalamnya. Manisnya enak dan cokelatnya tidak bikin gigi nyeri. I love it.

Dessert 
Kyoto Delight (74,9K)
Ada tiga dessert yang saya saya cicipi. Kyoto Delight yang juga merupakan  siganure product di kafe ini. Kyoto  delight disajikan di sebuah gelas saji transparan, dengan base corn flake dan sponge cake. Di atasnya disajikan dua jenis es  krim. Es krim biasa dengan rasa matcha dan yang satunya adalah es krim yang teksturnya lebih lembut dengan rasa vanila.


Kyoto Delight memiliki berbagai toping. Ada dua toping mochi, yang satu bentuknya bulat, dan satu lagi bentuknya kotak persegi panjang. Rasanya kenyal-kenyal. Yang kotak persegi panjang dilapisi dengan tepung kedelai.  Warnanya lebih keruh dibandingkan dengan mochi yang berwarna bulat. Selain itu, Kyoto Delight juga disajikan bersama dengan pasta kacang merah. I Love it.

Manggo Fantasy (74,9K)
Manggo Fantasy merupakan varian yang hampir sama dengan Kyoto  Delight. Base untuk dessert-nya sama. Perbedaannya terletak pada toping yang dipakai. Manggo delight merupakan perpaduan puding custard, puree mangga, dan  juga mangga segar. Rasa mangganya agak asam. Nikmat dan segar disajikan dengan dua jenis es krim dengan tekstur yang berbeda, tetapi dengan rasa yang sama, yaitu vanila.


Gion (74,9K)
Gion juga merupakan salah satu dessert yang disajikan di St. Marc Cafe.  Es krim dua rasa, matcha dan vanila, disajikan dalam mangkuk putih berukuran sedang. Ada toping mochi yang bulat dan juga kacang merah yang bentuknya seperti bubur.


Golden Nugget (49,9K) 
Ini merupakan  dessert terakhir yang kami cicipi. Ice cream cone dengan es  krim rasa vanila dengan potongan pisang yang cukup banyak.   


St. Marc Cafe 
Senayan City, Lantai Lower Ground
Jl. Asia Afrika, Senayan Jakarta

 

Jumat, 01 Januari 2016

Populi Kitchen Bar People


Masih ingat cerita saya mengenai Waroeng SS dan Citra Noodle Plus di Lippo Village Karawaci.  Ini masih jadi satu bagian cerita sebenarnya. Ketika sore itu kami sampai di Waroeng SS, ada sebuah kafe dengan desain eksteriornya yang eyes catching. Dari situ mulai kepikiran, kapan ya bisa nongkrong-nongkrong di tempat tersebut.

Finally the day comes.... Saya bersama dengan beberapa teman akhirnya bisa mampir ke kafe tersebut. Benar saja desain interior kafenya juga cantik. Bangku rotan berjejer dengan rapi dengan bantal-bantalnya yang empuk. Ada pohon palsu di dalam kafe, temboknya juga cantik. Cahayanya agak temaram sehingga suasananya terasa romantis. Tempat ini recommended untuk pasangan kekasih atau suami istri yang mau dating.

Bagaimana dengan rasa makanannya? Menu di Populi Kitchen Bar People ternyata porsinya kecil alias tak terlalu banyak. Kebanyakan menunya Western. Hanya ada satu seingat saya yang menu Indonesia, yaitu nasi Bali. Namun kami ke sini bukan untuk makan berat, kami hanya akan mencoba berbagai dessert yang disediakan. Ini menu pesanan kami?

Nutella Choco Lava (25K)
Hampir semua menu di sini datang dalam porsi yang sangat kecil. Awalnya agak terkaget-kaget ketika Nutella Choco Lava pesanan kami datang. Kecil banget! Makannya sampai nga tega. Namun ketika saya membelah choco lavanya, nutella pun meleleh keluar. Ketika sepotong kecil choco lava masuk ke mulut, hmmm... yummy. Es krim vanilanya menyempurnakan rasa Nutella Choco Lava. 


Pannacota Baileys (25K)
Sebenarnya saya penasaran dengan menu ini yang namanya tak asing lagi di telinga. Krim putih yang dimasak ini bertekstur begitu lembut. Rasanya tak telalu manis. Awalnya saya pikir pannacota ini disajikan bersama baileys. Jadi, agak berasa sedikit beralkohol. Ternyata sama sekali tidak. Pannacotta disajikan dengan cairan cokelat dengan rasa moka. Sebagai tambahannya, Pannacotta Baileys disajikan bersama denggan karamel sehingga mempercantik tampilannya yang ukurannya juga cukup mini ini.


Boneless Buffallo Wings (25K)
Satu porsi Boneless Buffalo Wings terdiri dari tiga sayap ayam tanpa tulang. Menu tersebut disajikan di atas piring dengan alas daun selada. Boneless Buffalo Wing bisa dimakan dengan sambal asam manis dengan potongan banyak daun putih di dalamnya. Rasanya yummy. Sayang mengapa hanya tiga potong?


French Fries (25K)
Frech fries tampaknya merupakan menu pesanan kami dengan porsi yang paling besar. Kentang goreng datang dalam keadaan garing dan renyah. Di atas french fries ada daging cincang dengan mayonais. Rasanya asam, manis, dan gurih. Yummy, I like it.


Ice Chocolate (15K)
Sebagai penutup, kami memesan Ice Choco. Such a kind of mood booster. Sesungguhnya dengan menu-menu tersebut tidak membuat kami kenyang. Namun, kami sudah memiiki destinasi kuliner lain lagi yang mesti kami datangi, yaitu Permata Karawaci. Salah satu tempatnya adalah Kwetiauw Ahok Pontianak. Di sana banyak penjual makanan. Kue putunya endeuss banget.

Semoga ini bisa menjadi referensi makan jika kamu sedang berada di daerah Karawaci Tangerang.

Populi Kitchen Bar People
Ruko Asiatic Blok B15/36
Lippo Village

Senin, 28 Desember 2015

Dari Rujak Hingga Sup Buah, Mana yang Paling Kamu Suka?

Setelah sekian lama hanya mem-posting makanan yang lezat, mulai dari pasta hingga masakan Padang nan lezat dan berlemak. Saat ini saya ingin mem-posting menu yang berasal dari buah-buahan. Seorang ahli food combining menyarankan sebaiknya seseorang makan 3-5 porsi buah atau sayuran setiap hari agar badan tetap dalam keadaan fit dan juga langsing.

Masih menurutnya, cara terbaik untuk makan buah adalah dengan cara memakannya begitu saja, tanpa perlu diolah lagi atau ditambahkan bahan-bahan lainnya. Namun, tak semua orang menyukai buah-buahan yang seperti itu. Jadi, lebih baik tumbuhkan dulu kecintaan makan buah-buahan.

Lalu bagaimana caranya? Buat menu buah-buahan jadi enak dan mudah ditelan. Jika sudah suka buah-buahan, akan jadi lebih mudah ke depannya untuk makan buah-buahan tanpa perlu diolah. Intinya jangan paksakan tubuh untuk menyukai buah-buahan. Namun, buat dia terbiasa sehingga justru kalau tak makan buah, kita seperti kehilangan sesuatu.

Berikut menu-menu buahan yang bisa kamu coba saat ingin mulai mencintai buah-buahan.

Rujak
Rujak merupakan menu berbagai buah dengan sambal  di atasnya. Buah-buahannya bisa terdiri dari jambu air,  bengkuang, mentimun, mangga, kedondong, melon, pepaya setengah matang, hingga ubi. Ada juga yang memasukkan apel sebagai buah. Untuk sambal, ada berbagai versi. Ada yang membuatnya dengan cabai dan gula merah saja. Ada juga yang menambahkan kacang untuk sambalnya.

Note: jika kamu ingin hidup lebih sehat, kacang tanah lebih baik disangrai daripada digoreng.
Itu jika kamu membuatnya sendiri. Namun jika kamu sedang berada di food court mall, ada sebuah tempat makan yang namanya Rujak Kolam Medan. Namanya memang unik. Menurut salah satu pelayannya mengapa disebut dengan nama Rujak Kolam Medan karena pertama  kali tempat makan ini letaknya tepat di samping kolam di Medan, Sumatera Utara. Oleh karena itu, namanya tetap dipertahankan meskipun Rujak Kolam Medan sudah memiliki beberapa tempat di luar kota Medan.


Buah-buahan di Rujak Kolam Medan besar dan segar. Begitu juga dengan sambalnya. Kamu bisa memesan yang pedas, sedang, atau biasa  saja kepada pelayannya.

Rujak Kolam Medan
Jl. Boulevard Raya Kelapa Gading
Jakarta Utara

Jus dan Smoothies
Banyak orang yang tidak bisa membedakan mana yang jus dan mana yang smoothies. Banyak yang menyebut smoothies sebagai jus. Sebenarnya amat mudah membedakannya. Jus dibuat dengan menggunakan juicer, sedangkan smoothies dibuat dengan menggunakan blender. Perbedaan alat pembuatan menyebabkan tekstur kedua cairan ini berbeda. Smoothies lebih kental karena masih ada serat buahnya, sedangkan jus lebih encer karena seratnya sudah dibuang.

Pertanyaannya mana yang lebih sehat? Jawabannya adalah smoothies.

Menu smoothies amat mudah ditemui dari penjual pinggir jalan hingga restoran. Namun yang perlu dicatat jika ingin sehat, usahakan tidak meminum jus dalam kemasan. Buat jus sendiri tanpa pemanis tambahan, gula misalnya. Jika ingin  smoothies yang manis, tambahkan lebih banyak buah-buahan. Sebaiknya jus juga tidak ditambahkan es jika ingin sehat. Namun untuk pemula, jangan dipaksakan. Ingat buat Anda cinta buah-buahan terlebih dahulu.


Salah satu tempat penjual smoothies yang cukup terkenal adalah Kedung Sari. Dia memiliki menu andalan adalah kopyor duren. Untuk kamu yang ingin sehat, jangan pilih menu tersebut karena penuh dengan kalori. Masih banyak menu smoothies lain yang disediakan oleh Kedung Sari. Hmmm... smoothies-nya kental, sesuai dengan harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan penjual smoothies lainnya.

Ice Juice Kedungsari
JL. Raya Perjuangan
Samping RCTI Kebon Jeruk  

Sup Buah
Sup buah juga terdiri dari banyak buah-buahan mulai dari buah naga, anggur, apel, melon, blewah, selasih, dan parutan kelapa muda. Biasa juga ditambahkan jel atau agar-agar. Buah-buahan tersebut disajikan bersama air gula, es, sirup perasa, dan susu.

Note: Usahakan menghabiskan seluruh buah-buahannya, tetapi jangan minum habis semua airnya jika ingin lebih sehat. 


Pilihan ada di tangan Anda, berusahalah untuk mencintai buah agar tubuh sehat dan fit selalu.






Kamis, 10 Desember 2015

Ini Tiga Jenis Es yang Mesti Kamu Coba

Ketika minuman dari luar negeri hadir di Indonesia, mulai dari es krim, parfait, milk shake, hingga gelato hadir silih berganti di Indonesia meramaikan dunia kuliner negeri kita dan ngehits di masanya masing-masing. Indonesia juga tetap memiliki minuman dengan rasa khas  yang menggunakan bahan-bahan asli dari negeri tercinta  Ada yang menggunakan buah-buahan tropis, seperti alpukat hingga durian. Ada juga yang menggunakan selasih, kolang-kaling, tapai, hingga jeli. Ada yang menggunakan es serut, ada juga yang memodifikasi dengan es krim berbagai rasa, mulai dari cokelat,vanila,hingga matcha.

Hasilnya adalah satu mangkuk minuman cantik penuh warna dengan rasa yang manis, bisa jadi ada sedikit masamnya, tetapi rasanya segarnya akan mengalir hingga ke seluruh tubuh, meningkat mood kamu di suatu siang yang begitu panas.

Es Jelly Mutiara (29K)
Warna Es Jelly Mutiara tampil begitu memikat. Ada warna kuning, orange, putih, hijau, hitam, hingga pink. Oleh karena itulah, pada saat Jakarta Street Food Festival 2015 kemarin di La Piazza Kelapa Gading, stand Dessert Hauz menjadi salah satu tempat yang paling banyak diminati orang. Jelly warna-warni dibuat menjadi berbagai bentuk, mulai dari telur ceplok, butiran telur kecil, hingga bentuk persegi panjang dengan tiga lapis warna.

Jeli tesebut kemudian dicampur dengan nata de coco yang kenyal hingga selasih.  Untuk menambah rasa dan kecantikannya, es jelly mutiara ini ditambahkan jeruk kecil.Minuman dengan rasa yang manis, asam, dan segar ini bisa menyegarkan suasana hati di hari yang panas.

Dessert Hauz
 Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading
Jakarta Utara14240 

Es Campur 
Siapa yang tak kenal dengan es campur. Es serut yang dicampur dengan  alpukat, tapai, nangka, cingcau, kolang-kaling, jeli, parutan kelapa muda.  Biasanya semua bahan tersebut disusun dahulu di dasar mangkuk. Setelahnya, es serut ditaruh di atasnya, diberikan  sirup coco pandan juga susu putih dan juga cokelat.

Jika ingin meminumnya, kita mencampurnya terlebih dahulu sehingga rata. Jika sudah, kamu bisa menghirup airnya beserta mengunyah bahan-bahan lainya. Yummy. Salah satu tempat makan yang menjual minuman ini adalah Sinar Garut. Selain ini, dia juga menjual minuman khas Indonesia lainnya yang tak kalah enaknya.



Sop Duren
Tampilan sop duren ini juga tampil mempesona. Kombinasi warnanya begitu cantik, daging durian yang manis dalam jumlah yang cukup banyak ditambah dengan biskuit cokelat Oreo, biskuit Sponge rasa orange, alpukat, es krim, hingga buah seri yang tampak segar dan merah.

Menu ini ditawarkan oleh sebuah restoran yang bernama Sop Duren Pancake Museum. Ada dua ukuran sop duren yang ditawarkan, yaitu ukuran Small dan Large. Rasanya yummu abis. I really love this beverage.


The Pancake Museum JX-tainment Lantai 2
Jl. Raya Jatinegara Timur
Jatinegara, Jakarta

Selasa, 08 Desember 2015

Restoran Shirayuki Sajikan Berbagai Dessert Lucu!

Saat ini semakin banyak restoran yang menyajikan makanan penutup atau dessert dengan bentuk yang unik dan lucu. Saya pernah menulis tentang Gojira Ice Cream Bar yang menjual berbagai menu dessert. Sekarang saya akan menceritakan pengalaman saya ketika makan di Restoran Shirayuki yang juga menjual berbagai jenis dessert. 

Sore itu sehabis pulang kantor, saya berwisata kuliner ke Taman Anggrek. Setelah makan malam di Hachi Hachi Bistro, kami pun perlu sesuatu yang manis untuk menutup malam yang indah. Akhirnya pilihannya jatuh ke Shirayuki. Tempatnya nyaman dan tidak terlalu besar. Namun karena pada saat itu memang Shirayuki Restaurant masih baru-barunya, jadi banyak orang yang datang. Restoran jadi tampak begitu ramai dan tidak terlalu cozy untuk nongkrong-nongkrong. Namun begitu menu-menunya bisa menceriakan hidup kami malam itu. Berikut menu-menu yang kami pesan.

Shirayuki memiliki beberapa menu parfait, salah satunya adalah Choco Disco Parfait. Saya pun tergelitik dengan kata parfait yang sepertinya sedang ngehits sekarang ini. Berbagai restoran menjual menu ini. Sebenarnya apakah parfait itu? Parfait dibacanya  parfei merupakan dessert atau makanan pencuci mulut yang berasal dari Perancis. Tampilannya cantik dan menggoda dengan cita rasa manis dan lembut.

Parfait dikenal sebagai pencuci mulut favorit di restoran-restoran berkelas. Untuk kamu yang gemar es krim pasti akan langsung menyukainya. Parfait terdiri dari es krim yang berlapis-lapis terbuat dari krim lembut, gula, telur, dan penambah cita rasa, seperti coklat, vanila, dan stroberi. Yang membuat istimewa tampilan parfait adalah topinginya, seperti kepingan coklat, potongan stroberi, buah seri, dan irisan jeruk. Ciri khas lainnya adalah parfait hampir selalu disajikan dalam gelas-gelas tinggi bertangkai.

Berikut menu parfait dan dessert lainnya yang kami pesan di Restoran Shirayuki.

Chocolate Disco Parfait (42K)
Parfait ini sungguh menggemaskan. Es krimnya berwarna cokelat. Sungguh dan sangat menggoda. Namun yang menggemaskan dari Choco Disco Parfait adalah ada kembang api di pinggir gelas yang bisa dinyalakan. kamu bisa menyaksikan indahnya Chocolate Disco Parfait di bawah pendaran cahaya kembang api. Kamu jadi akan bersemangat saat akan menyeruput es krim cokelat dengan remahan red velvet, cookie yang renyah, ferrero rocher, dan moci yang terasa kenyal di mulut. Such kind of mood booster.


Shiratama Parfait  (35K) 
Parfait ini hadir dengan berbagai warna. Es krim rasa matcha yang berwarna hijau dengan crepe berwarna cokelat dan tiga buah moci warna-warni yang terbuat dari beras. Untuk membuat rasa menjadi lebih segar, Shirayuki menambahkan es serut dan kacang merah. Makanan pencuci mulut ini patut kamu coba. 


Strawbwery Supreme (38K)
Bagi yang suka rasa asam, kamu bisa memilih Strawberry Supreme dengan es krim vanila yang dipercantik dengan  beberapa potongan stroberi dan jeli dengan warna yang senada. Es yang diserut halus dletakkan di dasar gelas kemudian ditambahkan beberapa bubble warna-warna. Rasa asam stroberi dan manis di stroberi buat lidah kamu berdansa.


Hari ini sudah menjelang malam dan tampaknya para geng sudah ngantuk dan kekenyangan. Let's go home friends! 
 
Shirayuki
Mall Taman Anggrek, Lantai Ground
Jl. Tanjung Duren Timur 2
Tanjung Duren, Jakarta

Kamis, 03 Desember 2015

Magnum Café

Postingan ini masih edisi perjalanan teman yang berasal dari Filipina yang minta diantar wisata kuliner. Setelah makan di Rumah Makan Padang Karawaci, kami pun menuju Monumen Nasional alias Monas. Panasnya bukan alang kepalang, apalagi kami juga harus mengantre panjang agar bisa menjamah emas di puncak Monumen. Setelahnya, kami pun ingin segera mendinginkan kepala yang sudah panas. Magnum Cafe di Grand Indonesia sepertinya adalah pilihan yang tepat.

Rencananya kami nongkrong-nongkrong dulu ke sana sambil menunggu jadwal take off-nya yang masih sekitar 21.00. Tapi sebelumnya kami harus ke Mangga besar dulu untuk membeli oleh-oleh durian untuk dibawa ke Filipina. Ternyata orang Filipina sangat suka dengan durian Indonesia. Jadwal yang masih panjang dalam hari ini.

Untung jalanan tidak macet, Matahari yang begitu terik kalah dengan keademan Grand Indonesia. Akhirnya sampai juga ke tempat yang kami tuju. Tempatnya luas dan nyaman. Ada pilihan out dor dan in door. Setelah men-charge ponsel yang sudah hampir satu batang, kami pun memesan menu-menu berikut.

Wing Poulet (49K)
Karena kami sudah makan dengan kalap sebelumnya, jadi di sini kami hanya memesan menu appetizer Wing Poulet. Say no to main dishes. Isi dari appetizer ini adalah beberapa potongan kentang yang dicampur dengan sayap ayam yang disajikan dengan saus barbeque. Setelah ngobrol ngalor ngidul, menu ini habis tak tersisa. Yummy.... I like it.


Waffle de Aristocrat (65K)
Magnum Cafe tentunya terkenal dengan menu es krimnya yang tidak perlu dipertanyakan lagi kelezatannya. Ada beberapa menu yang ditawarkan di buku menu dengan tampilan yang sungguh menarik dan enak. Namun kami jatuh cinta dengan Waffle de Aristocrat, es krim Magnum yang dipadu dengan dua potong wafel yang lembut ditambah dengan pisang bakar karamel. Lelehannya cokelat di atasnya bikin tampilan menu ini semakin manis, apalagi ditambah dengan garnish stroberi.   

Ketika pesanan kami datang, kami tidak kecewa karena tampilannya hampir sama dengan buku menu. Hmmm.... rasanya uenak tenan... I love ice cream.


De Constructed Cheese Cake (65K)
I love cheese cake, apalagi dengan lapisan cokelat Belgia yang dimakan dengan eskrim Magnum vanila. Sama dengan Waffle de Aristocrat, menu ini juga di-garnish dengan stroberi, saus karamel, kacang bakar, 
dan daun mint. Yummyyy. Maunya pesan menu yang lain. 


Tapi waktu juga yang memisahkan kita.Waktu mulai beranjak senja dan kami pun harus berkompetisi dengan orang-orang lain yang juga akan pulang. Jalanan sungguh macet dan kami segera menuju Mangga Dua untuk membeli oleh-oleh. 

Catatan saja bagi para pengendara mobil yang melewati Jl. Gajah Mada dan Jl. Hayam Wuruk yang menuju Mangga Besar. Ketika melewati jalanan tersebut, setelah lampu merah, ada orang-orang iseng yang suka mencuri kaca spion mobil. Berhati-hatilah, hanya dengan satu detik, spion mobil kamu bisa raib digondol maling.

Magnum Cafe
Grand Indonesia Shopping Town
Jakarta

Selasa, 01 Desember 2015

Ketika Buah Berubah Menjadi Ikan dan Bunga

Pada tanggal 19 September kemarin, saya berkesempatan menghadiri Fruit Summit 2015 yang diadakan oleh salah satu brand buah  terkenal dari Indonesia. Katanya ini adalah acara tahunan yang biasa diadakan oleh brand tersebut. Acaranya berlangsung di La Prisma Lapiazza Kelapa Gading Jakarta. 

Wah senang berada di sini, karena sejauh mata memandang ada buah-buahan yang menjadi interior ruangan, mulai dari semangka, apel, melon, pisang, hingga jeruk. Belum lagi di meja, ada banyak sekali buah potong yang siap disantap. Namun yang bikin tertarik dari kesemuanya itu adalah hasil ukiran buah hasil kerja kreatif sang chef. 

Saya pun memperhatikan chef yang begitu asyik memotong dan mengukir buah. Ini salah satu karyanya yang paling rumit dan cantik.



Ikan ini dibuat dari berbagai jenis buah, mulai dari pepaya, nanas, hingga jambu air yang dipotong-potong kemudian disusun menjadi berbentuk ikan yang ditempatkan di atas piring saji. Kreatif sekali, pepaya dikupas dan dipotong menjadi kepala ikan. Nanas yang berwarna kuning dijadikan badan ikan. Pepaya yang belum dikupas dijadikan ekornya, sedangkan yang sudah dikupas menjadi siripnya.

Sang chef bisa mengubah buah-buahn menjadi ikan. Luar biasa bukan?

Saya pun bertanya kepada chef-nya bagaimana jika saya juga ingin  bisa mengukir buah-buahan seperti dirinya. Apakah dia tahu di mana saya bisa "menimba ilmu" tersebut? Sang chef berpikir dan sepertinya memang belum ada kursus singkat yang dibuka untuk mempelajari hal tersebut.

Tak patah semangat saya pun bertanya lagi apakah dia mau menurunkan ilmunya jika ada yang tertarik untuk mempelajarinya. Dia hanya tersenyum dan sepertinya itu adalah penolakan karena dia sedang berkonsentrasi pada buah pir yang akan "disulapnya" menjadi  bunga tiga dimensi seperti di bawah ini.


Bagi kamu yang juga sama kecewanya dengan saya karena tak ada tempat menuntut ilmu. Jangan takut di Youtube ada tutorial membuat mengukir buah-buahan seperti ini. Asal rajin berlatih (dan mempunyai jiwa seni), kamu bisa seahli si chef. 
Buah pepaya dan melon pun tak luput dari sentuhan tangan si chef. Namun bentuk dan motif yang diaplikasikan pada masing-masing buah berbeda-beda.

Ini hasil pahatan chef pada buah melon. Siapa yang akan tega memakannya?

Chef memilih pepaya yang masih agak keras sehingga dia dapat mengukirnya menjadi bunga dengan motif yang lain.
Sang chef patut diacungi jempol karena kreativitasnya bisa  berbeda-beda dari satu buah ke buah lain. Salut.


Setelah melihat-lihat buah tersebut, saya menjadi tidak tega untuk memakannya. Saya pun mengambil sekotak buah-buah potong dan memakannya dengan sambal rujak. Saya pun terus memandangi buah-buahan tersebut sambil bertanya "apakah saya bisa dan mampu mengukir buah-buahan secantik itu?".

Namun bagi ibu-ibu yang anak-anaknya sulit untuk makan buah, ini bisa jadi ide yang inspiratif. Ibu dapat menyajikan buah dengan cara sekreatif ini sehingga dapat merangsang anak agar jadi cinta pada buah-buahan. Siapa tahu berhasil. Selamat mengukir!

          

Kamis, 26 November 2015

Gojira Ice Cream Bars


Yang namanya resto dessert memang sedang booming akhir-akhir ini. Beberapa waktu yang lalu saya juga pernah berkunjung ke Restoran Shirayuki yang Sajikan Berbagai Dessert Lucu. Kali ini saya berkesempatan ke salah satu restoran dengan sajian dessert lainnya. 
Namanya adalah Gojira Ice Cream Bars yang terletak di Pantai Indah Kapuk. Setelah hang out dari CinemaXX Semanggi bersama dengan para sahabat, kami sudah berencana menuju Gojira Ice Cream Bars. Lagi juga week end, kenapa juga harus pulang langsung? It's a  long long night. Akhirnya here we are mencicipi berbagai menu dessert dari Gojira Ice Cream Bars.

Tempat nyaman dan enak buat ngobrol-ngobrol menghabiskan akhir pekan yang indah. Pertama kali datang ke tempat ini, saya cukup tertarik dengan desain ruangannya yang simpel minimalis, tetapi memanjakan mata. Para pelayannya juga dengan sigap  dan ramah mengantarkan menu-menu yang kami pesan. Berikut menu-menu yang telah kami pesan.

Waffle Ice Cream (47K)
Menu di sini disajikan unik dengan menggunakan alas kayu.  Begitu dengan waffle-nya yang juga lembut dengan saus stroberi di atasnya. Kamu bisa memilih dua es krim sebagai topingnya. Ada enam rasa es krim yang saya tahu, mulai dari taro, vanila, matcha, black sesame, kiwi, hingga cokelat.

Untuk waffle ini, saya memilih es krim matcha dan vanila. Sirup mapple disediakan terpisah di gelas plastik lainnya. Kamu bisa menambahkannya sendiri jika merasa waffle-mu kurang terasa manis.
   

Sweet Pancake Ice Cream (47K)
Ada empat lapis pancake yang tersusun rapi di atas alas kayu. Pancakenya cukup lembut yang disajikan dengan dua pilihan rasa es krim. Sama seperti di waffle, ada cairan saus stroberi di atas pancake. Kami memilih es krim dengan rasa vanila dan cokelat. Sirup mapple juga disediakan di menu ini di tempat yang terpisah.

 

Sunkist Blueberry
Ketika melihat buku menu saya langsung tertarik dengan tampilan dari es krim ini. It's so funny karena es krim ditaruh di atas kulit jeruk sunkist. Ada tambahan cheese stick dan potongan stroberi. Rasanya lumayan, not that bad. Tampilannya yang cantik membuat menu Sunkist Blueberry ini mendapat nilai plus.


Infused Water (37K)
Mau sehat minum infused water setiap  hari. Kebetulan di restoran ini menyediakan minuman sehat ini. Ada beberapa pilihan infused water, mulai dari tropical fruit, stoberi, orange sunkist, hingga mangga. Tampilannya cantik.

Selain menu-menu tersebut, Gojira Ice Cream Bars juga menyediakan menu-menu signature, antara lain  Crisp Oreo, Gojira Tail, Oreo Frosty, Chicken Soya Cream Pasta, Chocolate Volcano, dan Banana Crepes Suzette.

Gojira Ice Cream Bars
Ruko Crown Golf, Blok B2 No. 3 Bukit Golf Mediterania
Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara