Tampilkan postingan dengan label warungleko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warungleko. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2016

Ini Tiga Restoran yang Menjual Menu Iga

Kangen setelah sekian lama enggak pernah menulis tentang makanan  lezat dan restoran. Akhirnya rasa rindu itu bisa terobati hari ini. Sampai di depan netbook, bingung mau nulis apa. Sudah banyak sekali foto restoran dan makanan yang tersimpan dalam folder-folder yang sudah tersusun dengan rapi. Mau nulis tentang apa ya? Makanan Jepang, Korea, Italia, Thailand, Vietnam, atau Indonesia.

Setelah melihat beberapa folder foto, saya akhirnya memutuskan untuk menulis restoran yang menjual menu iga-igaan saja, mulai dari iga penyet, iga bakar, iga sambal kacang, hingga sup iga. Di netbook saya ada beberapa restoran yang menjual menu iga-igaan. Saya memilih tiga, pertama Restoran SBIH (Sup Buntut Ibu Henny), Warung Teko, dan Warung Leko.

Warung Leko
Salah satu restoran yang menjual berbagai jenis menu iga adalah Warung Leko. Adapun menu-menu yang kami pesan di sini, mulai dari iga bakar, iga penyet, sup iga, dan oseng iga. Selain menu tersebut, kami juga memesan menu lainnya, yaitu ayam penyet, empal penyet, dan jamur enoki goreng. Harga untuk satu menu berkisar antara 26-50K, belum termasuk nasi dan minum.

Iganya lembut dengan sambal yang rasaya cukup pas, tidak terlalu pedas. Di sini juga dijual menu oseng iga, yaitu iga yang sudah dipotong kecil-kecil ditumis dengan potongan cabe rawit yang sangat banyak. Selain itu, juga ada potongan tomatnya. Ada juga berbagai menu sayuran yang bisa kamu pesan.

Menu di Warung Leko
Ada beberapa cabang restoran Warung Leko. Salah satunya berada di Lantai 3 Central Park yang letaknya hampir berada di ujung.  Tempatnya tidak terlalu besar dan cukup ramai, tetapi nyaman untuk ngobrol bahkan reuni.  

Restoran SBIH (Sop Buntut Ibu Henny)
Meskipun spesialisasi makanannya restoran ini adalah sop buntut, menu-menu iga juga disajikan dan dapat menjadi pilihan kamu. Restoran SBIH ini memiliki beberapa cabang. Salahnya satunya berada di foodcourt Makan Sutra di Supermall Lippo Karawaci Tangerang. Restonya berdekatan dengan Bakmi GM  yang berada di lantai 3. 
Menu Restoran Sop Buntut Ibu Henny (Dokumentasi Pribadi)
Pada saat datang, belum ada satu pun yang mengantre. Wah saya jadi waswas, kok ngak ada yang makan? Jangan-jangan, jangan-jangan. Tapi rasa waswasnya agak sedikit hilang ketika melihat moto restoran  tersebut di belakang kasir pembayaran, “dijamin enak, tidak enak gratis”.  

Kalau nanti nga enak  dan juga tidak malu, bisalah nanti saya kompain. “Yah jangan sampai sudah mau habis baru kompain, itu namanya cari untung dalam kesempitan.”
Kami pun memesan dua menu ayam penyet, dua menu ayam penyet, empat porsi nasi putih, dan seporsi otak-otak. Pelayan dengan cekatan mengantarkan pesanan kami yang disajikan di atas mangkuk dan piring putih. Oh ya... menu iga penyetnya disajikan dengan semangkuk air kaldu. Ukuran porsinya sedang, satu porsi cukup untuk satu orang.

Iga dan ayamnya lembut. Namun bagi saya, yang  paling nyos di restoran ini adalah sambalnya. Pedasnya minta ampun. Kalau kamu pecinta pedas, kamu akan sangat menyukainya. Namun jika tidak, lebih baik kamu bilang dari awal kepada kasirnya agar menaruh sambalnya  di pinggir piring. Air kaldunya enak. Jika kamu kurang, kamu bisa isi ulang.

Warung Tekko
Warung Tekko juga memiliki banyak cabang di Indonesia. Namun beberapa waktu yang lalu, kami menyambangi Warung Tekko yang berada di Flavor Bliss. Letaknya tepat di samping Stevan Meat Shop. Restorannya sungguh cozy.  Deretan kursi kayu berderet dengan rapi. Ada yang outdoor dan indoor.
Di sini ada banyak pilihan menu, mulai dari sup iga, iga penyet, dan iga sambal kacang, dan iga asam-asam manis. Menu tersebut disajikan pada piring-piring kecil seperti tanah liat. Pelayannya pun dengan cekatan  menyajikan pesanan kami.

Iga asam-asam manis saja yang disajikan dalam wadah metal yang di bawahnya ada kompor kecil sehingga kuah  yang terasa asam dan manis  masih terasa panas saat disajikan. Satu porsi biasanya disajikan dua atau tiga  potong iga yang lembut saat dikunyah. Sambalnya tidak terasa terlalu pedas. Selain menu iga, kami juga memesan menu set ayam goreng yang disajikan dengan lalapan, serta tempe atau tahu.


Rabu, 17 Februari 2016

Sembilan Menu di Warung Leko yang Bikin Ngiler


Ada pesan yang masuk dalam ponsel saya hari ini. Begini bunyi pesannya “Sabtu ini kita ketemuan yuks dengan teman-teman kantor lama. Bisa nga?” 

Kebetulan di hari yang dia maksud saya belum memiliki acara apa-apa. Saya pun menjawab  “Bisa. Jam berapa? Siapa saja yang sudah konfirmasi untuk datang?”

Selang tiga menit dia menginformasikan semuanya sudah confirmed untuk hadir. Luar biasa. Biasanya sangat sulit untuk mempertemukan semua orang sibuk tersebut dalam satu waktu. Saya pun jadi sangat antusias ketika dia menyebutkan Central Park, sebagai tempat pertemuan kami. Mall tersebut merupakan tempat yang strategis karena terletak di tengah-tengah kediaman kami.

“Di Warung Leko ya langsung ketemunya di Lantai  3.” Itu akhir percakapan kami di whatsapp. “Sampai jumpa di sana.

Sekitar pukul 12.00 saya sudah sampai di Warung Leko. Salah seorang teman sudah datang duluan. Tiga orang lainnya masih belum sampai. Kami berdua pun ngobrol ngalor-ngidul sambil menikmati jamur enoki goreng. Kami pun menunggu semuanya lengkap, baru memesan makanan di restoran yang menyediakan makanan-makan tradisional ini. Makanan andalan di sini adalah berbagai jenis menu iga. Berikut menu-menu yang kami pesan.

Iga Penyet (44K)
Ada beraneka ragam menu iga di warung leko. Salah satunya adalah iga penyet. Beberapa iga digoreng sampai kecokelatan kemudian dipenyet lalu ditaruh di atas sambal merah. Iga penyet diletakkan di atas wadah yang terbuat dari tanah liat. Iganya cukup lembut dengan sambal yang mantap. Iga penyet disajikan dengan lalapan, yaitu kol, daun kemangi, dan mentimun. Nasi putih dibeli terpisah dari menu iga penyet.



Iga Bakar (50K)
Iga bakar juga merupakan salah satu menu andalan di sini. Sekitar tiga potong iga yang banyak dagingnya disajikan bersama dengan sepiring kecil sambal merah dan sepotong jeruk nipis. Pelayan juga menyajikan satu mangkuk kecil kuah kaldu sebagai pelengkapnya. Dagingnya gurih dan juga empuk.


Oseng Iga (39K)
Waktu pertama kali datang, saya terkesima dengan begitu banyaknya potongan cabe merah di dalam mangkuk oseng iga. Daging iga dipotong kecil-kecil  tanpa tulang, kemudian dioseng dengan potongan bawang, tomat hijau, dan cabai merah. Rasanya pedas, asam, dan gurih.


Empal Penyet (34K)
Bagi yang tidak menyukai menu iga, Warung Leko juga menyediakan berbagai menu lainnya. Salah satunya adalah menu empal penyet. Daging goreng yang kemudian digeprek lalu ditaruh di atas sambal yang cukup pedas. Dagingnya empuk dan gurih dengan taburan bawang di atasnya. Empal penyet disajikan bersama dengan berbagai lalapan.


Ayam Penyet (26K)
Menu lainnya selain iga adalah ayam penyet. Sama seperti menu penyet lainnya, ayam goreng penyet disajikan dengan sambal merah dan juga lalapan.


Kangkung Polos (19K)
Makan belum pas jika belum ada menu sayuran. Ada berbagai menu sayuran yang dijual di Warung Leko. Kami pun memesan kangkung polos yang cukup banyak porsinya. Bisa untuk 2-3 orang. 


Minuman
Ini tiga jenis minuman kami. Dari kiri ke kanan, es lemon degan (19K), es cincau tarik (19K), dan es lemon tea  (13K). 


Setelah makan, masih agak lama kami berbincang-bincang di sini. Menjelang sore, kami pun ke rumah masing-masing.

Harga belum termasuk pajak dan service charge.
Jam buka sesuai dengan jam buka mall

Warung Leko Central Park
Lt.3 #119 Jakarta Barat