Saat hujan deras, makanan apa yang ingin kamu makan? Kebanyakan pasti menjawab sesuatu yang berkuah dan panas.
Itulah perbincangan hangat saat hujan konsisten membasahi daerah Karawaci hari itu. Setelah mem-browsing restoran-restoran apa saja yang ada di Supermall Karawaci, akhirnya kami tertarik dengan salah satu menu di Imperial Kitchen yang masuk dalam kriteria makanan kami, panas dan berkuah.
Namanya adalah La Mian alias mie tarik. Mie ini tidak sama dengan mie lainnya, karena dibuat hanya jika ada konsumen yang memesan. Sang chef akan mengambil segumpal adonan tepung kemudian dengan atraksi tarik dan putar berkali-kali, terciptalah La Mian yang siap untuk dimasak.
La Mian Spesial Minyak Cabe (39,9K)
Warna kuahnya sungguh menantang meskipun ternyata rasanya tak sepedas warna merahnya yang berminyak. Namun rasanya yummy dengan tekstur lamian yang pas saat dikunyah. Ada cukup banyak potongan daging sapi yang berwarna kecokelatan yang diiris lebar dan tipis. Di atasnya diberikan taburan wijen dan potongan daun bawang.
La Mian Pedas Sapi (38,9K)
Menu ini juga tak kalah enak. Sama-sama menggunakan daging sapi. Bedanya di la mian ini ada sayran baby kailannya. Jadi, bagi yang suka makan sayur, menu ini lebih recommended. Kuah karinya juga sungguh enak untuk diseruput.
Ada empat menu la mian lagi yang tersedia di Imperial Kitchen, mulai dari sup la mian asam pedas hingga sup la mian dengan urat sapi.
Semua menu La Mian disajikan dalam mangkuk besar dengan isi yang bisa mengenyangkan perut. Jika kurang puas, ada berbagai menu dim sum yang akan buat perut kami pas kenyangnya.
Imperial Kitchen
Supermall Karawaci, Lantai UG Unit UG # 21
Jl. Boulevard Diponogoro No. 105
Lippo Karawaci
Kamis, 26 November 2015
Lima Jajanan Gaul di Waroeng Mee
Ada sebuah kafe yang berada di dekat Stasiun Sudirman, namanya adalah Waroeng Mee. Tempatnya strategis. Ketika kami masuk, pelayan yang menggunakan celemek kartun mengucapkan salam dari jauh dengan suara yang cukup nyaring. Kami pun duduk di kursi agak depan agar merasakan angin sepoi-sepoi.
Ruangan ini memang didesain dengan tidak menggunakan pendingin ruangan. Di dindingnya ada berbagai hiasan dengan kata-kata yang lucu dan gambar-gambar kartun yang besar. Suasana saat itu masih sepi, pelayan segera menghampiri kami, memberikan buku menu, dan mencatatkan pesanan kami. Kali ini kami ingin sekadar nyemil saja di sini. Kami tidak memesan menu andalan Waroeng Mee dengan banyak toping. Tapi tergoda awalnya, untuk mencicipi nasi kikil, baca juga. Yummy.... Ada Menu Nasi Kikil di Waroeng Mee. Mungkin lain waktu bisa mencoba menu tersebut.
Tak begitu lama, pelayan mengantarkan lima pesanan kami, yaitu sebagai berikut.
Kebab Baba Rafi (19K)
Awal membuka buku menu saya melihat menu Kebab Baba Rafi? Kenapa Waroeng Mee menjua menu tersebut? Ternyata pemilik Waroeng Mee dan Kebab Baba Rafi adalah orang yang sama. Selama ini, saya sering melihat gerobak Kebab Baba Rafi di pinggir jalan, tetapi belum pernah mencobanya. Oleh karena itu, saya pun memesan menu tersebut sebagai salah satu camilan kami. Daging kebab serta sayuran dengan mayonais, saus sambal, dan saus tomat dibungkus dengan tortilla. Silakan dicoba!
Submarine Long Bread (60K)
Rasanya Submarine Long Bread merupakan camilan terbesar dari Waroeng Mee. Kamu yang datang bergerombol dapat memesan menu roti yang panjang ini dengan isi daging sapi asap dan keju yang cukup banyak. Mayonais serta saus tomat menghiasi atas roti dengan butiran-butiran wijen. Yummy....
Kue Cubit Campur-Campur (25K)
Jajanan pasar, kue cubit memang sedang ngehits beberapa waktu yang lalu. Di berbagai kafe dan restoran, kue cubit biasa berubah menjadi kue cubit red velvet, green tea, hingga bubble gum. Di atasnya pun ada berbagai jenis toping yang membuat tampilannya menjadi semakin cantik. Kue cubit warna-warni disusun cantik dalam sebuah piring saji. Kamu pasti tak tahan untuk menggigitnya.
Roti Bakar Oma Stella (32K)
Waroeng Mee menyediakan berbagai menu roti bakar. Salah satunya adalah Roti Bakar Oma Stella yang namanya lucu banget dan pertama kali agak curious dengan namanya yang lucu. Roti Bakar Oma Stela disajikan dengan tiga toping, mulai dari marshmallow, oreo, nutella, hingga honey star.
Cireng (10K)
Tak ketinggalan cireng, yaitu makanan yang terbuat dari sagu, juga dijual di Waroeng Mee. Cirengnya tipis, garing, dan yummy. Satu porsi cireng disajikan dengan mentimun dan tomat.
Ruangan ini memang didesain dengan tidak menggunakan pendingin ruangan. Di dindingnya ada berbagai hiasan dengan kata-kata yang lucu dan gambar-gambar kartun yang besar. Suasana saat itu masih sepi, pelayan segera menghampiri kami, memberikan buku menu, dan mencatatkan pesanan kami. Kali ini kami ingin sekadar nyemil saja di sini. Kami tidak memesan menu andalan Waroeng Mee dengan banyak toping. Tapi tergoda awalnya, untuk mencicipi nasi kikil, baca juga. Yummy.... Ada Menu Nasi Kikil di Waroeng Mee. Mungkin lain waktu bisa mencoba menu tersebut.
Tak begitu lama, pelayan mengantarkan lima pesanan kami, yaitu sebagai berikut.
Kebab Baba Rafi (19K)
Awal membuka buku menu saya melihat menu Kebab Baba Rafi? Kenapa Waroeng Mee menjua menu tersebut? Ternyata pemilik Waroeng Mee dan Kebab Baba Rafi adalah orang yang sama. Selama ini, saya sering melihat gerobak Kebab Baba Rafi di pinggir jalan, tetapi belum pernah mencobanya. Oleh karena itu, saya pun memesan menu tersebut sebagai salah satu camilan kami. Daging kebab serta sayuran dengan mayonais, saus sambal, dan saus tomat dibungkus dengan tortilla. Silakan dicoba!
Submarine Long Bread (60K)
Rasanya Submarine Long Bread merupakan camilan terbesar dari Waroeng Mee. Kamu yang datang bergerombol dapat memesan menu roti yang panjang ini dengan isi daging sapi asap dan keju yang cukup banyak. Mayonais serta saus tomat menghiasi atas roti dengan butiran-butiran wijen. Yummy....
Kue Cubit Campur-Campur (25K)
Jajanan pasar, kue cubit memang sedang ngehits beberapa waktu yang lalu. Di berbagai kafe dan restoran, kue cubit biasa berubah menjadi kue cubit red velvet, green tea, hingga bubble gum. Di atasnya pun ada berbagai jenis toping yang membuat tampilannya menjadi semakin cantik. Kue cubit warna-warni disusun cantik dalam sebuah piring saji. Kamu pasti tak tahan untuk menggigitnya.
Roti Bakar Oma Stella (32K)
Waroeng Mee menyediakan berbagai menu roti bakar. Salah satunya adalah Roti Bakar Oma Stella yang namanya lucu banget dan pertama kali agak curious dengan namanya yang lucu. Roti Bakar Oma Stela disajikan dengan tiga toping, mulai dari marshmallow, oreo, nutella, hingga honey star.
Cireng (10K)
Tak ketinggalan cireng, yaitu makanan yang terbuat dari sagu, juga dijual di Waroeng Mee. Cirengnya tipis, garing, dan yummy. Satu porsi cireng disajikan dengan mentimun dan tomat.
Waroeng Mee
Jalan Blora No.36, Menteng
Jakarta
Gojira Ice Cream Bars
Yang namanya resto dessert memang sedang booming akhir-akhir ini. Beberapa waktu yang lalu saya juga pernah berkunjung ke Restoran Shirayuki yang Sajikan Berbagai Dessert Lucu. Kali ini saya berkesempatan ke salah satu restoran dengan sajian dessert lainnya.
Namanya adalah Gojira Ice Cream Bars yang terletak di Pantai Indah Kapuk. Setelah hang out dari CinemaXX Semanggi bersama dengan para sahabat, kami sudah berencana menuju Gojira Ice Cream Bars. Lagi juga week end, kenapa juga harus pulang langsung? It's a long long night. Akhirnya here we are mencicipi berbagai menu dessert dari Gojira Ice Cream Bars.
Tempat nyaman dan enak buat ngobrol-ngobrol menghabiskan akhir pekan yang indah. Pertama kali datang ke tempat ini, saya cukup tertarik dengan desain ruangannya yang simpel minimalis, tetapi memanjakan mata. Para pelayannya juga dengan sigap dan ramah mengantarkan menu-menu yang kami pesan. Berikut menu-menu yang telah kami pesan.
Waffle Ice Cream (47K)
Menu di sini disajikan unik dengan menggunakan alas kayu. Begitu dengan waffle-nya yang juga lembut dengan saus stroberi di atasnya. Kamu bisa memilih dua es krim sebagai topingnya. Ada enam rasa es krim yang saya tahu, mulai dari taro, vanila, matcha, black sesame, kiwi, hingga cokelat.
Untuk waffle ini, saya memilih es krim matcha dan vanila. Sirup mapple disediakan terpisah di gelas plastik lainnya. Kamu bisa menambahkannya sendiri jika merasa waffle-mu kurang terasa manis.
Untuk waffle ini, saya memilih es krim matcha dan vanila. Sirup mapple disediakan terpisah di gelas plastik lainnya. Kamu bisa menambahkannya sendiri jika merasa waffle-mu kurang terasa manis.
Ada empat lapis pancake yang tersusun rapi di atas alas kayu. Pancakenya cukup lembut yang disajikan dengan dua pilihan rasa es krim. Sama seperti di waffle, ada cairan saus stroberi di atas pancake. Kami memilih es krim dengan rasa vanila dan cokelat. Sirup mapple juga disediakan di menu ini di tempat yang terpisah.
Sunkist Blueberry
Ketika melihat buku menu saya langsung tertarik dengan tampilan dari es krim ini. It's so funny karena es krim ditaruh di atas kulit jeruk sunkist. Ada tambahan cheese stick dan potongan stroberi. Rasanya lumayan, not that bad. Tampilannya yang cantik membuat menu Sunkist Blueberry ini mendapat nilai plus.
Mau sehat minum infused water setiap hari. Kebetulan di restoran ini menyediakan minuman sehat ini. Ada beberapa pilihan infused water, mulai dari tropical fruit, stoberi, orange sunkist, hingga mangga. Tampilannya cantik.
Gojira Ice Cream Bars
Ruko Crown Golf, Blok B2 No. 3 Bukit Golf Mediterania
Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
Serba Food
Jika kamu ada di Karawaci, sudah lewat tengah malam, dan kelaparan, kamu bisa datang ke restoran Serba Food, yang letaknya tak jauh dari kampus Pelita Harapan. Restoran ini masih melayani para pengunjungnya hingga jam 2 pagi.
Namun sesungguhnya kami datang ke sini bukan pada saat tengah malam. Kami datang pada saat jam makan siang dan sedang kepingin makan chinese food. Akhirnya, mampirlah kami ke Serba Food yang memang tidak jauh dari kantor.
Menu-menu yang kami pesan adalah sebagai berikut.
Ayam Ibu Tiri (43K)
Menu pertama yang dipesan adalah ayam ibu tiri. Namanya unik. Ayam fillet yang dipotong kecil-kecil dengan potongan cabe rawit merah serta daun bawang yang juga diiris kecil-kecil. Warnanya sungguh menarik, ada cokelat dihiasi dengan warna hijau dan merah. Mungkin karena rasanya yang pedas inilah, menu ayam ini diberi nama Ayam Ibu Tiri. Saran saya jika Anda memakannya, jangan sambil bicara. Kamu bisa tersedak karena rasa pedasnya.
Menu-menu di Serba Food disajikan dalam porsi yang kecil. Harga belum termasuk pajak dan biaya servis.
Serba Food
Benton Junction No. 38-10
Lippo Karawaci
Namun sesungguhnya kami datang ke sini bukan pada saat tengah malam. Kami datang pada saat jam makan siang dan sedang kepingin makan chinese food. Akhirnya, mampirlah kami ke Serba Food yang memang tidak jauh dari kantor.
Menu-menu yang kami pesan adalah sebagai berikut.
Ayam Ibu Tiri (43K)
Menu pertama yang dipesan adalah ayam ibu tiri. Namanya unik. Ayam fillet yang dipotong kecil-kecil dengan potongan cabe rawit merah serta daun bawang yang juga diiris kecil-kecil. Warnanya sungguh menarik, ada cokelat dihiasi dengan warna hijau dan merah. Mungkin karena rasanya yang pedas inilah, menu ayam ini diberi nama Ayam Ibu Tiri. Saran saya jika Anda memakannya, jangan sambil bicara. Kamu bisa tersedak karena rasa pedasnya.
Tahu Enoki (39K)
Menu lainnya yang dipesan adalah Tahu
Enoki. Tahu sutra yang lembut dimasak dengan jamur enoki dan baby kalian.
Makanan ini sungguh recommended.
Sapi Lada Hitam (57K)
Sapi Lada Hitam (57K)
Selain itu saya juga memesan seporsi
lada hitam yang dimasak dengan potongan paprika merah dan hijau. Di atasnya
diberi potongan-potongan keripik kentang.
Buncis Szechuan (23K)
Untuk melengkapi makan siang, kami
pun memesan seporsi tumis buncis yang dimasak dengan bumbu Szechuan. Rasanya
asam dan asin yang membuat segar.
Menu-menu di Serba Food disajikan dalam porsi yang kecil. Harga belum termasuk pajak dan biaya servis.
Serba Food
Benton Junction No. 38-10
Lippo Karawaci
Kamis, 19 November 2015
Ini Tiga Makanan Manado yang Mesti Kamu Coba
Indonesia memiliki banyak suku yang masing-masing memiliki kuliner khas. Salah satunya adalah Manado, yang terkenal dengan wanita-wanita cantiknya yang suka berpesta dan sepertinya gemar memasak.
Ada berbagai makanan yang terkenal dari suku ini. Ada makanan yang menurut orang luar Manado sungguh ekstrem, tetapi banyak juga makanan Manado yang begitu lezat yang mesti kamu coba.
Namun ada banyak juga Manado yang sudah terkenal kelezatan. Ada ikan cakalang pampis yang terbuat dari ikan cakalang yang disuwir-suwir, lalu dicampurkan menu sambal balado yang dibuat kering. Oleh karena itu, menu ini bisa tahan lama.
Masih banyak menu manado lainnya yang tak kalah lezat.
Bubur Manado (Tinutuan)
Bubur orang Minahasa ini sungguh khas. Berbagai jenis sayuran dimasukkan, mulai dari wortel, bayam, jagung, kemangi, hingga tomat. Bubur ini tidak menggunakan daging sama sekali. Sebagai gantinya, tinutuan disajikan dengan ikan teri balado.
Ini merupakan makanan sehat karena mengandung banyak serat dan tidak mengandung lemak.
Ikan Gurame Dabu-Dabu
Dabu-dabu merupakan sambal khas Manado, yang terbuat dari cabai, bawang, dan tomat yang diiris-iris kemudian ditambahkan air perasan jeruk nipis. Jika semuanya sudah tercampur, dabu-dabu tinggal dituangkan ke ikan goreng atau bakar. Rasanya pedas segar karena rasa asam dari jeruk nipis.
Ikan Cakalang
Ikan cakalang banyak dipergunakan di berbagai menu masakan Manado. Ada menu ikan cakalang yang disuwir-suwir kecil-kecil, setelah dimasak dengan berbagai bumbu. Jadilah ikan cakalang pampis. Namun yang saya makan ini adalah ikan cakalang yang utuh. Ikan yang berbau asap khas ini dimakan dengan sambal dabu-dabu yang pedasnya luar biasa. Di sebuah tempat makan Manado di daerah Karawaci, ikan cakalang ini disajikan bersama dengan tumis daun pepaya yang rasanya pahit.
Indonesia memang kaya dengan keberagaman kulinernya.
Ada berbagai makanan yang terkenal dari suku ini. Ada makanan yang menurut orang luar Manado sungguh ekstrem, tetapi banyak juga makanan Manado yang begitu lezat yang mesti kamu coba.
Namun ada banyak juga Manado yang sudah terkenal kelezatan. Ada ikan cakalang pampis yang terbuat dari ikan cakalang yang disuwir-suwir, lalu dicampurkan menu sambal balado yang dibuat kering. Oleh karena itu, menu ini bisa tahan lama.
Masih banyak menu manado lainnya yang tak kalah lezat.
Bubur Manado (Tinutuan)
Bubur orang Minahasa ini sungguh khas. Berbagai jenis sayuran dimasukkan, mulai dari wortel, bayam, jagung, kemangi, hingga tomat. Bubur ini tidak menggunakan daging sama sekali. Sebagai gantinya, tinutuan disajikan dengan ikan teri balado.
Ini merupakan makanan sehat karena mengandung banyak serat dan tidak mengandung lemak.
Ikan Gurame Dabu-Dabu
Dabu-dabu merupakan sambal khas Manado, yang terbuat dari cabai, bawang, dan tomat yang diiris-iris kemudian ditambahkan air perasan jeruk nipis. Jika semuanya sudah tercampur, dabu-dabu tinggal dituangkan ke ikan goreng atau bakar. Rasanya pedas segar karena rasa asam dari jeruk nipis.
Ikan Cakalang
Ikan cakalang banyak dipergunakan di berbagai menu masakan Manado. Ada menu ikan cakalang yang disuwir-suwir kecil-kecil, setelah dimasak dengan berbagai bumbu. Jadilah ikan cakalang pampis. Namun yang saya makan ini adalah ikan cakalang yang utuh. Ikan yang berbau asap khas ini dimakan dengan sambal dabu-dabu yang pedasnya luar biasa. Di sebuah tempat makan Manado di daerah Karawaci, ikan cakalang ini disajikan bersama dengan tumis daun pepaya yang rasanya pahit.
Indonesia memang kaya dengan keberagaman kulinernya.
Selasa, 10 November 2015
Tiga Pilihan Makanan Enak di Salsa Food City
Di Serpong ada banyak sekali pilihan tempat makan, mulai yang berderet dengan rapi di mall hingga di berbagai ruko yang tersebar di area tersebut. Namun, ada salah satu tempat maka yang wajib dikunjungi jika kamu berada di Serpong. Namanya adalah Salsa Food City yang letaknya tepat di sebelah Sumarecon Mall Serpong.
Di sini banyak sekali pilihan makanan yang bisa kamu pilih mulai dari makanan Indonesia, chinesse food, hingga makanan korea. Kabar baiknya, hampir semua makanan di sini enak. Berikut menu makanan yang boleh kamu coba jika mampir ke sini.
Iga Bakar (70K)
Iga bakar super besar ini dijual di Warung Betawi Ibu Rudi. Kamu bisa memilih iga bakar yang langsung difillet agar mudah dan cepat dimakan atau disajikan begitu saja. Jadi, dengan pisau kamu dapat memotong-motong dagingnya meskipun agak sedikit merepotkan.
Saya memilih yang kedua. Biar ada seninya. Iga bakar yang besar itu saya sayat sedikit demi sedikit dagingnya. Dengan sesuap nasi hangat, iga bakar jadi sangat maknyus di dalam mulut. Ada tiga pilihan rasa iga bakar yang bisa kamu pilih, mulai dari manis, pedas, atau pedas manis.
Di Warung Betawi Ibu Rudi juga ada menu soto, ada yang kuah bening dan santan.
Sop Kaki Sapi (32K)
Sop kaki sapi dapat kamu beli di Soto Khas Tanah Abang Pak Hapid. Ini juga bisa jadi pilihan yang enak, apalagi di saat hujan. Kaki sapi yang agak kenyal-kenyal tampil menggoda dengan kuah santan yang putih. Bagi penyuka pedas, tambahkan sambal. Sop kaki sapi dimakan dengan nasi putih hangat serta acar. Yummy....
Masih banyak menu yang dapat kamu pilih di sini, ada tumis kaki sapi yang akan bikin kamu ingin tambah nasi putih. Next time, saya datang ke sini lagi, itu akan menjadi menu makan saya.
Nasi Goreng Ayam (23K)
Ada banyak sekali yang menjual nasi goreng di Salsa Food City. Namun, saya memilih nasi goreng Jawa yang di masak di sebuah gerobak yang merupakan bagian dari restoran Ayam Bakar Anda. Agak bingung awalnya mau makan menu yang mana, antara nasi goreng, kwetiauw goreng, mie goreng, atau bihun goreng. Semuanya tampak enak. Finally pilih Nasi Goreng Jawa.
Penjualnya memasak di atas arang. Ciri khas mie jawa banget. Karena malam itu, pesanan cukup banyak. Saya menunggu agak lama. Namanya juga dimasak di atas arang bukan kompor gas.Teman-teman sudah berhasil menghabiskan setengah porsi makanan mereka. Nasi goreng jawa saya dengan toping ayam dan telur baru datang.
Nasi goreng jawa juga menyediakan toping babat, jika kamu suka jeroan sapi. Hmmm.... sayangnya, tidak ada kerupuk. Kamu bisa memesan kerupuk kaleng jika suka.
Salsa Food City
Jl. Boulevard Gading Serpong,
Sentra Gading Serpong,
Kec. Tangerang, Banten 15810
Di sini banyak sekali pilihan makanan yang bisa kamu pilih mulai dari makanan Indonesia, chinesse food, hingga makanan korea. Kabar baiknya, hampir semua makanan di sini enak. Berikut menu makanan yang boleh kamu coba jika mampir ke sini.
Iga Bakar (70K)
Iga bakar super besar ini dijual di Warung Betawi Ibu Rudi. Kamu bisa memilih iga bakar yang langsung difillet agar mudah dan cepat dimakan atau disajikan begitu saja. Jadi, dengan pisau kamu dapat memotong-motong dagingnya meskipun agak sedikit merepotkan.
Saya memilih yang kedua. Biar ada seninya. Iga bakar yang besar itu saya sayat sedikit demi sedikit dagingnya. Dengan sesuap nasi hangat, iga bakar jadi sangat maknyus di dalam mulut. Ada tiga pilihan rasa iga bakar yang bisa kamu pilih, mulai dari manis, pedas, atau pedas manis.
Di Warung Betawi Ibu Rudi juga ada menu soto, ada yang kuah bening dan santan.
Sop Kaki Sapi (32K)
Sop kaki sapi dapat kamu beli di Soto Khas Tanah Abang Pak Hapid. Ini juga bisa jadi pilihan yang enak, apalagi di saat hujan. Kaki sapi yang agak kenyal-kenyal tampil menggoda dengan kuah santan yang putih. Bagi penyuka pedas, tambahkan sambal. Sop kaki sapi dimakan dengan nasi putih hangat serta acar. Yummy....
Masih banyak menu yang dapat kamu pilih di sini, ada tumis kaki sapi yang akan bikin kamu ingin tambah nasi putih. Next time, saya datang ke sini lagi, itu akan menjadi menu makan saya.
Nasi Goreng Ayam (23K)
Ada banyak sekali yang menjual nasi goreng di Salsa Food City. Namun, saya memilih nasi goreng Jawa yang di masak di sebuah gerobak yang merupakan bagian dari restoran Ayam Bakar Anda. Agak bingung awalnya mau makan menu yang mana, antara nasi goreng, kwetiauw goreng, mie goreng, atau bihun goreng. Semuanya tampak enak. Finally pilih Nasi Goreng Jawa.
Penjualnya memasak di atas arang. Ciri khas mie jawa banget. Karena malam itu, pesanan cukup banyak. Saya menunggu agak lama. Namanya juga dimasak di atas arang bukan kompor gas.Teman-teman sudah berhasil menghabiskan setengah porsi makanan mereka. Nasi goreng jawa saya dengan toping ayam dan telur baru datang.
Nasi goreng jawa juga menyediakan toping babat, jika kamu suka jeroan sapi. Hmmm.... sayangnya, tidak ada kerupuk. Kamu bisa memesan kerupuk kaleng jika suka.
Salsa Food City
Jl. Boulevard Gading Serpong,
Sentra Gading Serpong,
Kec. Tangerang, Banten 15810
Minggu, 08 November 2015
Oleh-Oleh dari Filipina: Mulai dari Popcorn, Keripik Pisang, hingga Kerupuk Kulit
Postingan ini merupakan sambungan artikel sebelumnya mengenai seorang teman yang datang dari Manila Filipina yang saya ceritakan bebera pahari yang lalu. Sebelumnya saya pernah membawanya mencicipi menu khas Indonesia di Rumah Makan Padang Bhineka. Nah,sekarang saya mau bercerita tentang oleh-oleh yang dibawanya dari negara asalnya.
Ketika kami menjemputnya di Hotel Mulia Senayan, dia menyerahkan sekantong plastik berisi makanan. Kurang lebih oleh-oleh yang dia bawa hampir mirip dengan makanan Indonesia. Namun dari sekian banyak yang dia bawa, ada tiga oleh-oleh yang saya suka dan selalu saya tunggu darinya.
Biji popcorn-nya berukuran besar. Beda dengan ukuran poopcorn yang pernah saya makan di Indonesia. Ukurannya lebih kecil dibandingkan ukuran popcorn dari Filipina ini. Wanginya juga sangat enak. Biasanya jika sudah makan, saya suka lupa berhenti. Makanan ringan ini paling enak dikunyah saat menemani kerja. Oh ya, saya lebih suka popcorn rasa caramel dibandingkan yang white chocolate. Sekali makan, biasanya jadi kebablasan dan lupa berhenti hingga akhirnya ludes.
Ketika kami menjemputnya di Hotel Mulia Senayan, dia menyerahkan sekantong plastik berisi makanan. Kurang lebih oleh-oleh yang dia bawa hampir mirip dengan makanan Indonesia. Namun dari sekian banyak yang dia bawa, ada tiga oleh-oleh yang saya suka dan selalu saya tunggu darinya.
Popcorn
Salah
satu oleh-oleh yang saya selalu tunggu adalah gerondong alias popcorn dengan merek Chef Tony’s Popcorn. Popcorn dikemas dalam wadah plastik bening ukuran sedang.
Ada dua rasa popcorn yang dia bawa, white chocolate dan caramel.
Biji popcorn-nya berukuran besar. Beda dengan ukuran poopcorn yang pernah saya makan di Indonesia. Ukurannya lebih kecil dibandingkan ukuran popcorn dari Filipina ini. Wanginya juga sangat enak. Biasanya jika sudah makan, saya suka lupa berhenti. Makanan ringan ini paling enak dikunyah saat menemani kerja. Oh ya, saya lebih suka popcorn rasa caramel dibandingkan yang white chocolate. Sekali makan, biasanya jadi kebablasan dan lupa berhenti hingga akhirnya ludes.
Keripik Pisang
Oleh-oleh lainnya adalah keripik yang terbuat dari pisang. Rasa dan bentuknya hampir sama persis dengan keripik pisang oleh-oleh khas dari Bandar Lampung. Bedanya hanya di packaging saja. Jika keripik pisang dari Filipina di-packing di dalam kantong plastik, sedangkan keripik pisang dari Lampung biasanya di-packing dalam kantong yang terbuat dari kantong kertas. Rasanya kurang lebih sama dengan keripik pisang buatan Bandar Lampung.
Kerupuk Kulit
Oleh-oleh lainnya yang khas dari Manila adalah kerupuk kulit. Pasti ada yang bilang kerupuk kulit juga banyak di Indonesia. Waktu berkunjung ke Solo, saya juga membeli seplastik besar kerupuk kulit. Namun yang berbeda, kerupuk kulit dari Filipina terbuat dari kulit daging babi. Bagi kamu yang muslim, sstttttt..... jangan pernah mencicipi makanan haram ini ya.
Kerupuk kulit babi ini yang selalu dia bawa setiap dia datang ke Indonesia. Pada kunjungannya sebelum ini dia membawakan kerupuk kulit dengan lapisan lemak yang begitu tebal. Pertama kali dimakan, memang sangat gurih, tetapi kalau lebih dari beberapa potong lama-kelamaan jadi enek juga.
Namun untuk kali ini, dia membawa kerupuk kulit tanpa lemak. Rasanya enak dan tidak membuat mual. Kerupuk dapat dimakan begitu saja atau dapat juga dicocol dengan saus yang berwarna merah keenceran dan terasa asam. Rasanya menjadi semakin enak.
Selain tiga oleh-oleh khas di atas, masih ada beberapa oleh-oleh lainnya, seperti manisan mangga dan semacam nastar yang berisi selai mangga. Thank anyway friend! Saya tunggu oleh-oleh enak lainnya dari Filipina.
Oleh-oleh lainnya adalah keripik yang terbuat dari pisang. Rasa dan bentuknya hampir sama persis dengan keripik pisang oleh-oleh khas dari Bandar Lampung. Bedanya hanya di packaging saja. Jika keripik pisang dari Filipina di-packing di dalam kantong plastik, sedangkan keripik pisang dari Lampung biasanya di-packing dalam kantong yang terbuat dari kantong kertas. Rasanya kurang lebih sama dengan keripik pisang buatan Bandar Lampung.
Kerupuk Kulit
Oleh-oleh lainnya yang khas dari Manila adalah kerupuk kulit. Pasti ada yang bilang kerupuk kulit juga banyak di Indonesia. Waktu berkunjung ke Solo, saya juga membeli seplastik besar kerupuk kulit. Namun yang berbeda, kerupuk kulit dari Filipina terbuat dari kulit daging babi. Bagi kamu yang muslim, sstttttt..... jangan pernah mencicipi makanan haram ini ya.
Kerupuk kulit babi ini yang selalu dia bawa setiap dia datang ke Indonesia. Pada kunjungannya sebelum ini dia membawakan kerupuk kulit dengan lapisan lemak yang begitu tebal. Pertama kali dimakan, memang sangat gurih, tetapi kalau lebih dari beberapa potong lama-kelamaan jadi enek juga.
Namun untuk kali ini, dia membawa kerupuk kulit tanpa lemak. Rasanya enak dan tidak membuat mual. Kerupuk dapat dimakan begitu saja atau dapat juga dicocol dengan saus yang berwarna merah keenceran dan terasa asam. Rasanya menjadi semakin enak.
Selain tiga oleh-oleh khas di atas, masih ada beberapa oleh-oleh lainnya, seperti manisan mangga dan semacam nastar yang berisi selai mangga. Thank anyway friend! Saya tunggu oleh-oleh enak lainnya dari Filipina.
Langganan:
Postingan (Atom)



















