Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri enigma. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri enigma. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Desember 2015

Enigma Restaurant Gading Serpong

Alasan waktu pertama kali memutuskan masuk ke Enigma Restaurant adalah karena desain eksterior Enigma yang begitu unik. Restoran ini yang cukup menarik perhatian. Warna hijau toskanya menutupi beberapa ruko di deretan kantor Paramount yang terletak di area Gading Serpong.

Begitu sampai dan melihat desain interior lobi saya langsung suka dengan restoran yang tak begitu lama buka ini. Suasananya cukup nyaman dengan konsep entertaining  yang bisa dikatakan tergolong lengkap. Selain sebagai restoran, Enigma Restaurant juga menyediakan sport bar dan lounge untuk memanjakan para tamunya. Dengan desain tempat yang elegan, Enigma Restaurant dapat dijadikan salah satu rekomendasi bagi kamu yang suka  tempat makan dengan suasanan yang oke.

Di lantai satu ada sport bar. Pada saat tertentu  ada acara nonton bareng. Sekalian kulineran kamu juga dapat menyaksikan pertandingan sepakbola secara langsung. Pada waktu-waktu tertentu juga ada live music di sini. Lantai dua dibuat khusus untuk kamu yang suka billiard, snookball, dan dart. Setelah makan, kamu bisa sekalian having fun dan menguras keringat dengan  permainan tersebut.

Setelah kita membicarakan semua fasilitas di Enigma Restaurant, tidak akan lengkap jika kita belum memesan makanan di sini. Jangan takut di Enigma Restaurant berbagai jenis makanan disediakan, mulai dari appetizer, dessert, Asian, Western, hingga Indonesia food.  Banyak pilihan, dari, pasta, steak, berbagai jenis kentang, hingga nasi goreng.

Waktu kami datang suasan masih agak sepi. Kami pun duduk di sofa yang ada di pojok. Berikut menu-menu yang kami pesan.

Enigma Choco Lava (35K)
Karena kami memang datang untuk sekadar nongkrong, kami tidak memesan main dishes. Menu pertama yang kami pesan adalah Choco Lava. Hmmmm, suka dengan cake yang dari dalamnya keluar lelehan cokelat yang sungguh menggoda ini. Di Enigma, choco lava disajikan bersama dengan satu scoop es krim cokelat dengan saus stroberi. Choco lava di-garnish dengan satu buah stroberi.


Pizzaiollo (79K)
Selain choco lava, kami juga memesan satu pan besar pizza khas Italia. Ada dua jenis pizza yang dijual di Enigma Restaurant, yaitu Arcade Pizza dan Pizzaiolo. Kami memesan Pizzaiolo, yaitu pizza dengan toping olive dan daging sapi yang banyak. Pizza yang dipotong menjadi delapan bagian ini cukup mantap rasanya. Love it.


 

Peppermint (30K)
Untuk makan, kami hanya memesan dua menu tersebut. Karena sesungguhnya kami hanya sekadar penasaran masuk ke restoran ini. Kami lalu memesan minuman hijau segar rasa peppermint. Setelah menghabiskan semuanya, kami langsung kembali ke rumah masing-masing.


Next time, kami akan berkunjung kembali ke  sini. Ada beberapa menu yang katanya enak. Lain waktu saya akan membuktikannya langsung. Oh ya bagi kamu yang belum tahu di Gading Serpong, ada satu Enigma Restaurant lagi yang letaknya di ruko di dekat Salsa Food City. Tempatnya memang tak seluas yang di Paramount dan fasilitasnya juga tidak terlalu lengkap. Namun jika kamu hanya ingin sekadar makan, restoran di sini menyajikan menu yang sama. 

Enigma Sportbar, Pool, and Restaurant
Ruko Paramount Digital Arcade No. 12 - 18
Jl. Boulevard Raya Gading Serpong
Gading Serpong, Serpong, Tangerang

Selasa, 22 Desember 2015

Early Christmas Dinner (Part 2)

Ini masih bagian dari Enigma Sportbar, Poolbar, and Restaurant: Early Christmas Dinner (Part 1). Sebuah restoran yang berada di Gading Serpong, tempat kami melaksanakan Early Christmas Day. Jika weekday tempat ini tampak lenggang. Mulai Jumat malam, tempat ini menjadi begitu ramai. Oleh karena itu, untuk Christmas dinner kali ini kami memilih weekday di Enigma. Biar lebih intim, tanpa hingar-bingar.

Karena tak begitu ramai kami memilih salah satu meja panjang dengan kursi-kursi yang nyaman. Tempat ini memang tidak terlalu terang, tetapi begitu nyaman. Ada banyak menu yang kami pesan, pada bagian 1, kami memesan beberapa menu pasta yang yummy dengan porsi yang cukup besar. Selain menu pasta, Enigma juga menyiapkan beberapa menu Indonesia. Berikut menu-menu lainnya yang kami pesan.

Indonesian Chicken Gal (75K)
Menu Indonesian Chicken Gal terdiri dari satu porsi nasi putih, satu ayam goreng kampung utuh tanpa kepala dan kaki, serta tiga jenis sambal. Menu yang cukup besar dan sangat mengenyangkan. Ayam digoreng garing dengan warnanya sangat kecokelatan ditaruh dengan manis di atas nasi. Karena lebih besar, ayam berhasil menutupi satu porsi nasi.


Sayangnya rasa ayam tak terlalu kentara di lidah. Seandainya ayamnya diungkep terebih dahulu, pastinya akan terasa lezat. Ayam goreng tersebut harus dicocol dengan salah satu dari tiga sambal ini agar berasa enaknya, yaitu sambal hijau, sambal merah, dan sambal bawang.

Tidak hanya itu, menu Indonesian Chicken Gal juga disajikan dengan tumis kacang hijau dan lalapan yang terdiri dari tomat, daun selada, dan mentimun. Makan memang harus sehat dengan asupan serat.

Enigma Chicken Curry (55K)
Menu andalan lainnya dari restoran ini adalah Enigma Chicken Curry. Porsi nasinya cukup banyak dengan ayam yang dipotong kotak-kotak dengan bumbu kari yang disiramkan di atasnya. Jumlah kari ayamnya cukup banyak dan mengenyangkan. Rasanya pun pas di lidah. Sebagai tambahannya, Enigma Chicken Curry disajikan bersama dengan salad sayuran yang berisi daun selada serta sayur kol dengan Thousand Island dressing. Yummy.... 


Poulete De Cordon Bleu (70K)
Sebenarnya lihat tampilan Poulete De Cordon Bleu dari Enigma agak kurang greget dibandingkan restoran sebelah yang menjual Cordon Bleu dengan harga yang lebih murah. Cordon Bleunya tampak lebih kering. Fillet dada ayam dengan isian smoked beef serta keju kemudian dibungkus dengan tepung yang disalut dengan tepung roti di bagian akhirnya.


Poulete De Cordon Bleu disajikan bersama dengan jagung dan french fries-nya dalam porsi yang cukup banyak. Dressing mayonais ditaruh di wadah berbeda. Yummy...

Masih ada beberapa menu lagi yang belum saya sempat cicipi. Baca juga Early Christmas Dinner (Part 1) Semoga lain waktu bisa bertemu kembali dengan restoran yang barnya baru akan ada DJ-nya pada pukul 22.00. Wanna have a little party there?

Enigma Sport Bar Pool Restaurant
Ruko Paramount Digital Arcade No. 12
Tangerang
No telp. (021) 4)542 03001

Senin, 21 Desember 2015

Early Christmas Dinner (Bagian 1)

Beberapa waktu yang lalu saya pernah mampir ke Enigma Sportbar, Poolbar, and Restaurant hanya sekedar untuk menyeruput minuman dan mengunyah pizza. Setelah itu pulang dan berjanji dalam hati untuk segera kembali ke sini. And here we are, back again to Enigma bar sport resto for Early Christmas Dinner. Ketika kami datang, restoran masih dalam keadaan sepi. Lampu natal dan lagu natal menyambut kedatangan kami yang begitu ceria.

Kami pun memilih duduk di sofa yang begitu nyaman. Pelayan pun dengan sigap memberikan buku menu. Ini merupakan menu pilihan kami.

Fettucini Carbonara (59K)
Pasta sepertinya menu yang malam ini paling banyak kami pilih. Salah satuya adalah fettucini carbonara yang begitu creamy. Hmmm... I love the cheese creme over the fettucini. Fettucini carbonara disajikan dengan dua potong smoked beef yang di-garnish begitu cantik. Garnish lainnya yang juga tampak cantik adalah bagelan alias roti kering rasa keju. Yang satu ditancapkan dengan manis di atas pasta. Satu lagi ditempatkan begitu artistik di piring saji. Sayangnya, bagelan tersebut terlalu keras  untuk digigit.


Spaghetti Oglio Olio (69K)
Ada tiga pilihan pasta yang disediakan, yaitu spaghetti, penne, dan fettucini. Salah satu teman memilih spaghetti oglio olio yang disajikan dengan beberapa potong udang yang masih segar. Tampilannya sama cantik dengan Fettucini Oglio Olio. Rasanya pedas dan juga yummy. Porsi pastanya juga cukup besar sehingga mampu mengenyangkan perut.


Spaghetti Bolognese (59K)
Jika kamu suka dengan pasta yang asam manis, Spaghetti Bolognese bisa jadi pilihan pasta yang paling tepat. Daging sapi cincang dicampur dengan saus bolognese ditempatkan di atas spaghetti. Selain itu, ada toping berupa sosis sapi yang berukuran kecil dan berwarna merah di-garnish begitu cantik di atas piring saji. Silakan mencoba jika penasaran.


Spaghetti Cheese and Mushroom (69K)
Ini merupakan menu pasta terakhir yang kami pilih. Spaghetti dengan krim cheese di atasnya terasa maknyus. Toping yang juga di-garnish begitu cantik adalah dua buah jamur yang terasa begitu lezat.


Arcade Pizza (65K)
Sebenarnya perut sudah cukup dengan masing-masing satu porsi pasta. Namun pizza tampak begitu menarik. Tadinya kami memilih pizza tipis dengan toping daging sapi. Sayangnya, menu tersebut habis dan akhirnya kami menggantinya dengan Arcade Pizza, yaitu pizza tipis dengan toping ayam.


Dan pizza itu membuat perut kami lengkap. Namun, acara makan malam kami belum berakhir, masih ada acara tukar kado yang masih harus diselesaikan. Selain menu tersebut, masih ada beberapa menu lagi yang kami pesan, baca Early Christmas Dinner (Bagian 2)

For your information, di lantai 3 dan 4 Enigma Sportbar, Poolbar, and Restaurant ada tempat bermain biliar dan olahraga lainnya. Di lantai 2 ada bar kecil, setelah jam 22.00 biasanya ada DJ yang akan perform.


Enigma Sport Bar Pool Restaurant
Ruko Paramount Digital Arcade No. 12
Tangerang
No telp. (021) 4)542 03001

Selasa, 12 Januari 2016

Mari Mengenal Pasta: dari Rambut Malaikat hingga Penne

Indonesia kebanjiran berbagai jenis makanan dari banyak negara. Salah satunya adalah kuliner dari Italia yang bernama pasta. Menurut sebuah referensi, pasta yang ada di Italia jumlahnya berkisar 650-an jenis. Wah banyak sekali ya. Memang di negara aslinya tiap tahun ada saja kreativitas orang menciptakan berbagai bentuk pasta, mulai dari yang bentuk kupu-kupu hingga pita.

Di Indonesia sendiri, ada juga banyak jenis pasta yang dikenal, tetapi tentunya tidak sebanyak pasta di negara aslinya. Berikut berbagai jenis pasta yang paling banyak  dijual di restoran dan kafe di Indonesia.
  
Angel Hair
Pertama kali mengetahui ada pasta yang namanya Angel Hair adalah ketika makan di LA Louge  Aston Priority Simatupang. Kok lucu ya ada rambut malaikat. Akhirnya saya memesan satu porsi pasta Rambut Malaikat yang bentuknya mirip dengan misoa. Lebih kecil sedikit dibandingkan dengan spaghetti. Rasanya enak. Angel Hair ditumis bersama dengan potongan ikan salmon dan keju. Harga per porsinya sekitar 80 ribu-an.


Tampaknya pasta ini hanya dijual di restoran dan kafe tertentu saja, tak sepopuler spaghetti misalnya. Selain di LA Lounge, pasta ini juga dijual di Bluegrass Bar and Grill di daerah Kuningan. Nama menunya adalah Angel Hair Pasta with Jumbo Prawn. Satu porsi pasta dibanderol dengan harga 90K.


Spaghetti
Spaghetti tampaknya merupakan pasta yang paling terkenal di Indonesia. Mentahnya banyak dijual di swalayan dan supermarket dengan bentuk yang mirip seperti lidi. Di restoran, berbagai menu spaghetti dijual. Mulai dari spaghetti yang dimasak dengan saus bolognesse ataupun spagheti oglio olio yang rasanya pedas.

 

Salah satu restoran yang menjual spaghetti  adalah Enigma Sportbar, Pool, and Restaurant  yang berada di Gading Serpong. Salah satu menu andalannya adalah Spaghetti Bolognese yang dibanderol dengan harga 59K. Spagheti dimasak dengan saus bolognese dan daging sapi cincang ditambah dengan toping dua potong sosis. Untuk mengetahui menu-menu pasta di Enigma Sportbar, Pool, and Restaurant, baca juga Early  Christmas Dinner, Bagian 1.

Penne
Pasta penne ini bentuknya mirip dengan silinder dengan kedua ujungnya yang dipotong serong. Saya pernah memakan menu ini di sebuah festival kuliner gaya Eropa di La Piazza Kelapa Gading. Nama restorannya bernama Nest Grill. Penne ditumis bersama dengan daging asap dan jamur yang ditaruh dalam sebuah kotak kardus. Porsinya kecil dengan tampilan seadanya. Maklum ini bukan di restonya langsung. Satu porsi dibanderol dengan harga 35K.


Fettucini
Bentuk fettucini lebih lebar dibandingkan dengan pasta spaghetti. Saya sangat suka dengan fettucini yang creamy dengan toping potongan daging asap. Namun, beberapa waktu yang lalu saya memesan satu porsi fettucini dengan toping udang dan kerang hijau di sebuah restoran di Central Park. Harapannya menu yang saya pesan yummy dan memuaskan. Sayang pada kesempatan kali ini, fettucininya kurang enak  meskipun tampilannya sungguh cantik. Tenang, masih ada  lain waktu memesan menu ini.


Fusili 
Pasta ini bentuknya agak bergelombang. Saya pernah makan di Warung Pasta, sebuah rumah makan yang menyediakan berbagai jenis pasta dan makanan ala-ala Barat dengan harga yang sangat terjangkau. Ini pasta fusili yang saya pesan  degan toping tuna. Porsinya tak terlalu banyak karena saya memesan  pasta yang berukuran M. Untuk porsi yang lebih besar, kamu bisa memesan menu dengan ukuran L.